450

450 tahun kita di jajah.
Mungkinkah akan berulang selepas 63 tahun.

Isu warga China mendpt taraf kerakyatan jauh lebih membawa bencana pada negara dari isu etnik Rohingya.

Dengan kerakyatan mereka boleh mengundi menyokong Dap.
Dengan ic yg di miliki mereka bolih mengubah komposisi kaum Cina menjadi kaum majoriti.

Dengan kuasa yang mereka ada nanti semua Nitizen Melayu boleh di dakwa dengan tuduhan menghasut , rasis .
Kerana mereka pula akan mengguasai KDN ,SKMM, media ,Polis.
.
Lepas ini orang Melayu pula akan di tuduh pengotor ,keras kepala , digelar pendatang indon yg harus di hantar pulang ke negara asal.

Semuanya tak mustahil akan berlaku.
Lebih 450 tahun Bangsa Kita di jajah oleh orang asing .
Dan cuma baru 67 tahun saja Kita dapat perintah sendiri..

Bila emosi menguasai tanpa ilmu maka masuklah kita perangkap lawan.
Sangat tidak bijak dalam Kita membaca strategi lawan.
Mudahnya Kita termakan provokasi halus musuh Islam melayu.

Aduka Jebat.

Rukan dan wajib.

Perbedaan Rukun Haji Dengan Wajib Haji

http://www.wongsantun.com/2019/08/perbedaan-rukun-haji-dengan-wajib-haji.html?m=1

Rukun haji ialah ketentuan-ketentuan yang harus ada dalam langkah-langkah pelaksanaan ibadah haji. Bila salah satunya ditinggalkan, maka tidak sah hajinya. Perbuatan itu tidak dapat diganti dengan membayar dam.

Shaikh Abdurrahman Al-Jaziri dalam kitabnya menegaskan :

وَهَذِهِ اْلأَرْكَانُ لَوْ نَقَصَ وَاحِدٌ مِنْهَا بَطَلَ الْحَجُّ
Rukun-rukun haji, jika berkurang satu saja dari padanya, maka tidak sah hajinya. (Kitab Al-Fiqhu ‘Alal Madzahibil Arba’ah, Juz I, halaman 1007)

Sedangkan wajib haji ialah ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan dalam langkah-langkah pelaksanaan ibadah haji. Bila ketentuan-ketentuan itu dilanggar, ibadah hajinya tetap sah, tetapi harus membayar dam.

Syaikh Umar Abdul Jabbar dalam kitabnya menegaskan :

مَنْ تَرَكَ وَاجِبًا مِنْ وَاجِبَاتِ الْحَجِّ يَجِبُ عَلَيْهِ ذَبْحُ شَاةٍ، فَإِنْ عَجَزَ فَصَوْمُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ قَبْلَ النَّحْرِ وَسَبْعَةٌ فِى بَلَدِهِ
Barang siapa yang tidak melaksanakan satu saja dari kewajiban-kewajiban haji, maka wajib baginya membayar dam yakni menyembelih seekor kambing, Jika ia tidak mampu melakukannya, maka ia wajib berpuasa selama 10 hari, 3 hari sebelum hari nahar (hari yang kesepuluh bulan Dzulhijjah) dan 7 hari di negerinya. (Kitab Al-Mabadiul Fiqhiyah, Juz IV, halaman 41)

Syaikh Sayid Ahmad Syathiri dalam kitabnya menegaskan bahwa rukun-rukun dan wajib-wajib haji adalah sebagai berikut :

a. Rukun haji ada 6 macam, yaitu :

  1. Ihram
  2. Wuquf di Arafah
  3. Thawaf Ifadhah
  4. Sa’i
  5. Tahallul
  6. Tertib mu’zhamil arkan, yakni tertib pada kebanyakan rukun haji

b. Wajib haji ada 6 macam pula, yaitu :

  1. Ihram dari miqat
  2. Melempar jumrah yang tiga (ula, wustha dan aqabah)
  3. Mabit (bermalam) di Muzdalifah
  4. Mabit (bermalam) di Mina pada hari tasyriq
  5. Thawaf Wada’
  6. Menjaga diri dari hal-hal yang diharamkan karena ihram

Atas

PAGI-PAGI BACA HADITS DULU :

Tangan di Atas Lebih Baik Dari Tangan Yang di Bawah

http://www.wongsantun.com/2019/08/tangan-di-atas-lebih-baik-dari-tangan.html?m=1

عَنْ حَكِيْمِ بْنِ حِزَامٍ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِىِّ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اَلْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُوْلُ، وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللهُ
Dari Hakim bin Hiram ra dari Nabi saw bersabda : Tangan yang di atas lebih baik dari pada tangan yang di bawah, maka mulailah untuk orang-orang yang menjadi tanggunganmu dan shadaqah yang paling baik adalah dari orang yang sudah cukup (untuk kebutuhan dirinya). Maka barang siapa yang berusaha memelihara dirinya, Allah akan memeliharanya dan barang siapa yang berusaha mencukupkan dirinya maka Allah akan mencukupkannya. (H. R. Bukhari no. 1427)

3

Assalamualaikum warohmatullahiwabarokatuh. Salam Subuh. Perkongsian..

Tidak ada yg lebih utama dan bermanfaat untuk manusia di zaman ini melainkan dengan tiga perkara :

1- Banyak beristighfar di waktu siang dan malam.

2- Banyak bersedekah baik dalam keadaan terang2 dan rahasia.

3- Banyak bersholawat ke atas Nabi yg terpilih (sallallahu alaihi wa ala aalihi wasahbihi wasallam).

(Al-Allamah AlHabib Zain bin Ibrahim bin Sumait).